Penyakit pelupa yang menimpa bos saya sudah cukup parah, ia sering menanyakan hal-hal yang sebelumnya pernah ditanyakan, menanykan laporan padahal telah kami serahkan, menanyakan arsip/file padahal ada pada dia atau sudah diambilnya. Pernah ketika Kami ditugaskan dinas luar ke Aceh, bos saya menanyakan siapa saja yang akan berangkat ke Aceh maka ditugaskanlah kami berempat, pada malam hari sebelum berangkat kami masih nghobrol dengan beliau di mes dan menanyakan siapa saja yang berangkat ke Aceh, lalu kami jawab kami Pak berempat. Kemudian besoknya ketika kami mau berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta dan bermaksud akan pamitan ke Bos kami, ia menanyakan lagi siapa yang berangkat ke Aceh, tolong tulis nama-namanya. Belum cukup disitu ketika kami telah sampai di Aceh dan bos kami menelpon masih bertanya juga jadi siapa saja yang berangkat ke Aceh. Amnesia bos kami memang sudah cukup parah ia menanyakan siapa saja yang berangkat ke Aceh padahal ia pula yang pertama menugaskan kami ke Aceh tetapi terus menanyakan siapa saja yang berangkat ke Aceh.
Kamis, 30 Oktober 2008
BOS SAYA PIKUN
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 komentar:
keren gan...
Posting Komentar